DOWNLOAD CONTOH RANCANGAN AKTUALISASI LATSAR CPNS GURU



Perhatian : Lihat Tampilan Melalui Dekstop, Laptop, Notebook, PC atau Komputer untuk tampilan yang lebih baik (versi mobile mungkin membuat aturan penulisan tidak nyaman)

LAPORAN AKTUALISASI


Peningkatan Kemampuan Siswa Kelas IX UPTD SMP Negeri 34 Sinjai Melalui Pembelajaran
Berbasis Mobile learning

NAMA              : HASMIRA S., S.Pd.
NIP                    : 19930727 201903 2 025
JABATAN        : GURU TIK AHLI PERTAMA
INSTANSI        : UPTD SMP NEGERI 34 SINJAI

PELATIHAN DASAR CPNS KABUPATEN SINJAI GOLONGAN III
PPSDM KEMENDAGRI REGIONAL MAKASSAR
TAHUN 2019

BAB II

DESKRIPSI ORGANISASI

A.     Gambaran Umum

    Berdirinya UPTD SMP Negeri 34 Sinjai pada mulanya merupakan pengembangan kelas jauh dari SMP Negeri 1 Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai (Tahun Pelajaran 2007/2008). Pada tahun 2008 Tanggal 27 Juni secara defenitif menjadi sekolah UPTD SMP Negeri 34 Sinjai dengan Nomor SK Pendirian 1154/C3/05/2008 dengan bantuan Pembangunan Gedung Dana Hibah Block Gren. 

    Sekolah ini berdiri atas prakarsa dari tokoh masyarakat dan tokoh pendidikan di Kecamatan Sinjai Tengah, khususnya di Desa Saotanre. Pada Tanggal 30 Juli 2009 Keluar SK Operasional Nomor 235 Tahun 2009. Dengan jumlah siswa sebanyak 56 Orang (Dua Rombel).

    Seiring berjalannya waktu, UPTD SMP Negeri 34 Sinjai sampai sekarang telah melakukan 1 kali penggantian pimpinan yaitu:
1.      A.Ilham Nur, S.Pd  ( Tahun 2008 – 2015)
2.      Drs Burhanuddin, MM ( 2015 Sampai Sekarang)
B.      Visi dan Misi
1.      Visi;
Terwujudnya Insan Berprestasi, Imtaq, Iptek Dan Berwawasan Lingkungan
2.      Misi;
Misi UPTD SMP Negeri 34 Sinjai adalah:
1.      Mewujudkan kurikulum dan SKL satuan pendidikan yang berkualitas.
2.      Melaksanakan pembelajaran yang inovatif, efektif dan partisipatif.
3.      Meningkatkan mutu lulusan dan prestasi untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
4.      Meningkatkan prestasi akademik, non akademik dan keagamaan.
5.      Meningkatkan dan mengoptimalkan  pengembangan  diri  untuk  membentuk insan yang berbudaya, berbudi  pekerti luhur, berakhlak mulia dan  bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
6.      Mengembangkan pengetahuan di  bidang  IPTEK, Bahasa, Olahraga dan  seni budaya sesuai bakat, minat dan potensi
7.      Membudayakan   pengembangan   lingkungan   sekolah   yang   bersih,   indah, nyaman   dan   asri   sehingga   menciptakan   suasana   pembelajaran   terasa menyenangkan dan tidak membosankan .
8.      Meningkatkan  partisipasi  orang  tua  peserta  didik  mayarakat  dan  komite sekolah   guna   mendukung   pelaksanaan pendidikan berdasarkan   tujuan sekolah.

Penetapan Isu

Unit Kerja
Fungsional Guru TIK Ahli Pertama, UPTD SMP Negeri 34 Sinjai

Identifikasi Isu 
1.      Kurangnya pemanfaatan komputer/Smartphone dalam pembelajaran TIK
2.      Rendahnya kemampuan siswa dalam penggunaan media berbasis IT  pada pembelajaran TIK
3.      Kurangya pemanfaatan IT dalam mengevaluasi dan mengelola hasil belajar siswa

Isu yang diangkat
Rendahnya kemampuan siswa dalam penggunaan media berbasis IT  pada pembelajaran TIK

Gagasan Pemecah Isu
Peningkatan kemampuan siswa dalam proses pembelajaran berbasis TIK

BAB IV

CAPAIAN AKTUALISASI

A.     Kegiatan Pertama


Nama Kegiatan
Konsultasi kepada kepala sekolah terkait rencana kegiatan
Waktu Kegiatan
Tanggal 14 s/d 20 Juli 2019
Tahapan Kegiatan
1.    Menyiapkan konsep sebagai bahan konsultasi
2.    Menyampaikan konsep kepada kepala sekolah
3.    Meminta arahan dan petunjuk dari kepala sekolah
4.    Mencatat arahan dari kepala dari kepala sekolah
Output/Hasil
1.    Tersedianya konsep yang akan dikonsultasikan dengan Kepala Sekolah
2.    Terlaksananya konsultasi dengan kepala sekolah
3.    Tersedianya notulensi arahan dan petunjuk dari kepala sekolah

Keterkaitan Dengan Substansi Mata Pelatihan
Pada hari senin tanggal 14 Juli 2019, sebelum melakukan konsultasi kepada kepala sekolah, saya menyiapkan terlebih dahulu konsep yang akan saya konsultasikan. Pertama-tama konsep tersebut saya tulis di atas kertas dengan cermat dan teliti, kemudian saya ketik di laptop dan memastikan sudah tidak ada yang terlupa, lalu saya cetak konsep tersebut.

Selanjutnya pada hari Sabtu, 20 Juli 2019 saya melakukan konsultasi kepada kepala sekolah mengenai rancangan aktualisasi sesuai dengan konsep yang telah saya siapkan. 

Sebagai wujud rasa sopan, saya mendatangi ruangan beluai dengan mengetuk pintu. Setelah dipersilahkan masuk, saya akan masuk mengucapkan salam dan menunggu dipersilahkan duduk. Sebagai wujud rasa santun, saya menyampaikan maksud dan tujuan saya  dengan jelas yaitu ingin berkonsultasi dengan beliau mengenai kegiatan aktualisasi dan meminta izin secara lisan kepada Kepala Sekolah agar siswa dapat membawa smartphone dan laptop ke sekolah untuk dipakai dalam proses pembelajaran. 

Tak lupa saya mencatat semua arahan dan petunjuk dari Kepala Sekolah dengan cermat dan teliti, serta saya akan beradaptasi sesuai dengan arahan dari kepala sekolah. Sebelum meninggalkan ruangan, saya mengucapkan teri kasih atas waktu yang diberikan dan mengucapkan salam (sopan)

Kontribusi Terhadap Visi Misi
Dengan melakukan konsultasi kepada kepala sekolah terkait rencana kegiatan penerapan mobile learning, berarti mewujudkan visi yaitu “Terwujudnya Insan Berprestasi, Imtaq, Iptek dan berwawasan Lingkungan”. Kegiatan ini mendukung misi organisasi yang ke-2 yaitu “Melaksanakan pembelajaran yang inovatif, efektif dan partisipatif” dan  Dan misi yang ke-6 yaitu: “Mengembangkan pengetahuan di  bidang  IPTEK, Bahasa, Olahraga dan  seni budaya sesuai bakat, minat dan potensi”

Penguatan Nilai-Nilai Organisasi
Kegiatan ini terkait dengan nilai organisasi “senyum, salam, sapa, sopan, santun”. 

Kegiatan ini mewujudkan nilai organisasi “senyum, salam, sapa, sopan, santun” dikarenakan ketika saya melakukan konsultasi kepada kepala sekolah, saya awali dengan mengetuk pintu sebelum masuk ke dalam ruangan, mengucapkan salam, menyapa, memberikan senyum, bertutur kata sopan, dan berperilaku santun.

Analisis Dampak
Jika saya tidak melakukan konsultasi kepada kepala sekolah dengan sopan dan santun, maka kepala sekolah bisa saja tidak akan memberikan respon yang baik atas rencana kegiatan yang akan saya aktualisasikan di sekolah. 

Selain itu jika saya tidak menyiapkan konsep dan mencatat arahan dari kepala sekolah dengan cermat dan teliti maka bisa saja akan ada hal penting yang saya lupa untuk dikonsultasikan kepada sekolah dan akan ada arahan yang lupa saya adaptasikan, sehingga ini akan menghambat pelaksanaan kegiatan.


Kegiatan 2


Nama Kegiatan
Membuat perangkat pembelajaran dan media ajar
Waktu Kegiatan
Tanggal 22 s/d 23 Juli 2019
Tahapan Kegiatan
1.    Membuat perangkat pembelajaran
2.    Membuat media ajar/bahan ajar
3.    Mendata siswa yang memiliki laptop/Smartphone
4.    Membuat angket untuk mendeteksi siswa yang belum mampu mengoperasikan laptop/Smartphone
Output/Hasil

Keterkaitan Dengan Substansi Mata Pelatihan
Pada hari Jumat tanggal 19 Juli 2019 saya membuat perangkat pembelajaran dan media ajar dengan penuh tanggung jawab. Setelah itu, pada hari senin tanggal 22 Juli saya membuat angket dan media ajar tentang pengenalan komputer dan hardware komputer dengan mengunakan software power point dengan kreatif dan efektif. Dalam media tersebut, dibahas tentang pengertian komputer, jenis-jenis komputer, skema sistem kerja komputer, dan perangkat keras komputer.

Selanjutnya pada hari Rabu, tanggal 23 Juli 2019, saya ke kelas IX dan mendata siswa yang memiliki laptop dan atau smartphone. Setelah itu, keesokan harinya, bertepatan dengan hari pelaksanaan sosialisasi, saya membagikan angket kepada siswa untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan smartphone dan laptop dalam proses belajar mengajar siswa. Hal ini akan mendasari dan menjadi acuan proses belajar mengajar ke depannya.

Kontribusi Terhadap Visi Misi
Dengan membuat perangkat pembelajaran dan media ajar berbasis IT yang kreatif dan efektif berarti mewujudkan visi yaitu “Terwujudnya Insan Berprestasi, Imtaq, Iptek dan berwawasan Lingkungan”. Kegiatan ini mendukung misi organisasi yang ke-2 yaitu “Melaksanakan pembelajaran yang inovatif, efektif dan partisipatif” dan mendukung misi ke-6, yaitu: “Mengembangkan pengetahuan di  bidang  IPTEK, Bahasa, Olahraga dan  seni budaya sesuai bakat, minat dan potensi”

Penguatan Nilai-Nilai Organisasi
Kegiatan ini menguatkan nilai organisasi “senyum, salam, sapa, sopan, santun”. Kegiatan ini mewujudkan nilai organisasi sopan dikarenakan ketika saya membuat perangkat pembelajaran dan media ajar, saya menggunakan bahasa yang sopan dan sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Analisis Dampak
Jika dalam proses pembuatan perangkat pembelajaran tidak dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sebagai pegangan awal sebelum melaksanakan proses belajar mengajar, maka bisa saja saya tidak akan membuat perangkat tersebut dan berakibat tidak tertatanya pemberian materi kepada siswa.

Selanjutnya dalam proses pembuatan media ajar, jika saya tidak melaksanakannya dengan tidak efektif dan kreatif, maka pembelajaran akan kembali ke model konvensional dengan menggunakan metode ceramah dan penggunaan media whiteboard, hal ini jelas tidak efektif karena siswa hanya akan membayangkan bentuk dari komputer, tetapi jika penyajian materi menggunakan media power point, maka siswa akan bisa melihat bentuk dari komputer dan perangkat keras komputer.

Selanjutnya, jika saya tidak membuat angket dengan cermat dan teliti, maka angket tersebut tidak akan memenuhi tujuannya yaitu untuk mendeteksi sejauh mana pemanfaatan smartphone/laptop oleh siswa, sehingga ini akan menyebabkan proses pembelajaran tidak sejalan dengan kondisi siswa.



Kegiatan 3


Nama Kegiatan
Sosialisasi penggunaan mobile learning dalam proses pembelajaran
Waktu Kegiatan
Tanggal 24 s/d 25 Juli 2019
Tahapan Kegiatan
1.      Melakukan konsultasi kepada wakasek kurikulum terkait jadwal pelaksanaan mobile learning
2.      Menyusun jadwal kegiatan pembelajaran untuk satu kelas.
3.      Menyampaikan kepada siswa terkait jadwal sosialisasi penggunaan mobile learning
4.      Sosialisasi penggunaan mobile learning
Output/Hasil


Keterkaitan Dengan Substansi Mata Pelatihan
Pada hari selasa, tanggal 23 juli 2019, saya melakukan konsultasi kepada Wakasek Kurikulum. Pertama-tama saya mendatangi meja beliau, lalu memberi salam, saya duduk ketika beliau mempersilahkan saya dan menyampaikan maksud kedatangan saya untuk melakukan konsultasi dengan beliau terkait dengan jadwal kegiatan aktualisasi di Kelas IX A dengan sopan. 

Setelah beliau mendengar penjelasan saya, beliau lalu memberi izin kepada saya untuk memperbolehkan siswa membawa smartphone ke sekolah selama proses pembelajaran berlangsung. 

Karena jadwal mata pelajaran TIK(Informatika) di luar jadwal PBM (berupa Bimbingan TIK) maka beliau mengizinkan saya untuk menggunakan jadwal mata pelajaran beliau selama kegiatan berlangsung. Selanjutnya saya menyampaikan rencana jadwal kegiatan dengan sopan dan santun, beliau menyetujui.

Kontribusi Terhadap Visi Misi
Dengan melakukan sosialisasi pembelajaran berbasis mobile learning berarti mewujudkan visi yaitu “Terwujudnya Insan Berprestasi, Imtaq, Iptek dan berwawasan Lingkungan”

Kegiatan ini mendukung misi organisasi yang ke-2 yaitu “Melaksanakan pembelajaran yang inovatif, efektif dan partisipatif” dan mendukung misi ke-6, yaitu: “Mengembangkan pengetahuan di  bidang  IPTEK, Bahasa, Olahraga dan  seni budaya sesuai bakat, minat dan potensi”.

Penguatan Nilai-Nilai Organisasi
Kegiatan ini terkait dengan nilai organisasi “senyum, salam, sapa, sopan, santun”. Kegiatan ini mewujudkan nilai organisasi “senyum, salam, sapa, sopan, santun” dikarenakan ketika melakukan sosialisasi kepada siswa, saya awali dengan memberikan senyum manis kepada siswa, memberi salam, menyapa siswa, menggunakan kata-kata yang sopan, komunikatif, dan berperilaku santun.
.
Analisis Dampak
Jika pelaksanaan konsultasi kepada wakasek kurikulum terkait dengan jadwal kegiatan tidak dilakukan dengan sopan dan santun, maka bisa saja Wakasek tidak menyetujui jadwal kegiatan yang saya ajukan, dan akan berdampak tertundanya pelaksaan kegiatan.

Jika penyusunanan jadwal kegiatan pemberian materi tidak dilaksanakan dengan teliti maka bisa saja ada jadwal yang bertabrakan dengan jadwal mata pelajaran yang lainnya, sehingga kegiatan di hari tersebut tidak terlaksana.

Jika pengumuman jadwal sosialisasi tidak dilaksanakan dengan jelas, maka siswa bisa saja tidak mengerti tentang apa yang diumumkan, siswa akan lupa tentang waktu dan tempat sosialisasi akan dilaksanakan, ini akan membuat proses sosialisasi mengalami keterlambatan.
.





Demikianlah artikel yang membahas DOWNLOAD CONTOH RANCANGAN AKTUALISASI LATSAR CPNS GURU, semoga bermanfaat bagi rekan-rekan pembaca

0 Response to "DOWNLOAD CONTOH RANCANGAN AKTUALISASI LATSAR CPNS GURU"

Post a comment

Silakan berkomentar atau hubungi via WA 085343554857

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel